Ini tentang rasa kagumku kepada kakak perempuanku satu-satunya.. Dia adalah perempuan hebat di mataku setelah ibuku.
Dua tahun yang lalu dia sedang mengerang kesakitan berusaha mengeluarkan seorang bayi perempuan yang tangisannya sangat kencang. Beberapa minggu sebelumnya dia mengalami tekanan batin yangg sangat hebatnya. Di satu sisi dia harus bersikap manis kepada suaminya, tapi di sisi lain dia merasakan teror dari orang-orang bajingan yang tidak terkait langsung dengannya, tapi kakakku lah yang justru merasakan teror itu. Tentang wanita-wanita jalang yang tidak punya otak dan nurani, dan juga para lelaki yang mukanya berminyak mengkilap,, menjijikkan. Merekalah yang meneror kami.
Di saat si kecil sudah lahir,,,bahagia campur haru berbalut kegelisahan di hati kakakku. Dia bahagia karena buah hatinya sehat. Dia gelisah karena melihat neneknya yang sedang menunggui si kecil tiba-tiba dijemput paksa oleh orang2 brengsek itu. Dengan pasrah si nenek bayi itu menurut saja, pasrah, tidak tahu apa yang akan terjadi nanti dengan dirinya. Apakah esok pagi masih bisa memandang cucunya yang periang itu, atau tidak.
Tapi itu dulu,, tepat dua tahun yang lalu. Kini Nindya sudah tumbuh menjadi anak yang cerdas. Semoga kelak engkau bahagia dan sukses nak..!!! Tante selalu mendoakanmu sayang... luph u my sweety niece....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar